Menunggu Tanpa Temu

Tuan,
tolong lekaslah pulang.
luka hatiku, harus kau sembuhkan.
bukan perkara mudah untuk melepas.
bukan perkara sabar untuk merela.
bukan perkara jenuh untuk melupa.
Tuan,
kau mengingatkan ku pada pertemuan,
juga kepergian.
pergimu hanya sepihak.
tak adil, tapi aku tak berhak.
Tuan,
mungkin kita tak pernah jadi satu.
tapi sadar kah kau tuan,
bahwa tanpa kita sadari, kita telah berpadu.
kita bahkan tak pernah merayu,
tapi cinta itu tak semu.
kita sama sama tau itu.
Tuan,
kita memang singkat,
tapi cukup sakit.
aku sudah tak kuat.
rinduku terlampau berat.

Komentar

Posting Komentar